CONTOH TEKNIK DAN CARA MUDAH MEMBUAT PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) BAB II TEKNIK PENYUSUNAN PROPOSAL
jasa pembuatan rpp SD SMP SMA
Pusing Menyusun Administrasi Pembelajaran?
disini Solusinya 081222940294 (SMS / WA)
Dalam menetukan judul, peneliti atau guru harus mengidientifikasi dan menganalisis masalah yang akan diteliti dan menentukan tindakan. Pada prinsipnya masalah dalam PTK hanya ada dua aspek, yakni aspek akademis berupa materi atau substansi, dan non akademis berkaitan dengan motifasi, minat perhatian, keaktifan dan lain-lain. Dan untuk tindakan berupa metode pembelajaran, sumber belajar, dan hal-hal lain yang bisa diterapkan dalam proses belajar mengajar untuk meningkatkan hasil belajar.
Dalam menentukan judul PTK, maka guru harus memperhatikan hal-hal berikut ini:
- Mencerminkan permasaalahan inti atau pokok yang akan dipecahkan mencerminkan tindakan yang akan diambil untuk mengatasi masalah tersebut.
- Mengandung unsure masalah utama yang diteliti
- Deklaratif, padat, singkat, jelas dan satu penafsiran.
- Judul harus singkat dengan maksimal 20 kata
Untuk mempermudah menemukan dan mendapatkan judul, ada beberapa pola atau rumus yang bisa dilakukan, diantaranya:
- Penerapan X untuk meningkatkan Y di kelas…. (SD, SMP SMA, Madrasah)……
- Upaya meningkatkan Y melalui X di kelas …..(SD, SMP SMA, Madrasah)…
- Optimalisasi X untuk meningkatkan Y di kelas … (SD, SMP SMA, Madrasah)….
- Peningkatan Y dengan menerapkan X di kelas…. (SD, SMP SMA, Madrasah)….
- Peningkatan Y dengan menerapkan X di kelas… (SD, SMP SMA, Madrasah)….
Berikut beberapa hal yang harus ada dalam sebuah judul PTK:
- Ada masalah yang akan diteliti (sesuatu yang akan ditingkatkan) = Y
- Ada tindakan untuk memperbaiki atau mengatasi masalah (cara yang akan dilakukan untuk meningkatkan) = X
- Ada sabjek penelitian, dan hal ini tentu saja murid atau peserta didik = M
- Ada penjelasan tempat dan waktu yang spesifik = N
Berikut contoh judul dari rumus dan pola di atas:
- Penerapan Metode Diskusi X Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Y Pada Siswa Kelas IX M SMA 1 Surabaya N
- Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPS Y Melalui Metode Diskusi X Pada Kelas IX M SMA I Surabaya N
- Optimalisasi Metode Diskusi X Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Y IPS Pada Siswa Kelas IX M SMA I Surabaya N
- Peningkatan Hasil Belajar IPS Y Melalui Metode Diskusi X Pada Siswa Kelas IX M SMA I Surabaya N
- Peningkatan Hasil Belajar IPS Y Dengan Menerapkan Metode Diskusi X Pada Kelas IX M SMA 1 Surabaya N
- Pemilihan dan Penetapan Masalah Dalam PTK
Pemilihan dan penetapan masalah penelitian merupakan langkah awal yang paling krusial dan penting dalam suatu penelitian karena masalah penelitian mempengaruhi strategi yang akan diterapkan dalam pemecahan masalah. Dalam mengidentifikasi dan memformulasikan masalah PTK haruslah tepat dan memenuhi karakteristik sebagai berikut (Ishariwi, 2008):
- Identifikasi dan formulasi masalah harus memungkinkan untuk diteliti melalui PTK
- Formulasi masalah dirumuskan secara baik dan benar serta jelas agar peneliti dapat dengan mudah meletakkan dasar teori atau kerangka konseptual dalam pemecahan masalah dan alternative solusi tindakan yang tepat.
- Formulasi masalah dan tindakan yang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi akan memudahkan peneliti dalam menyusun hipotesis tindakan dan mengumpulkan data penelitian.
- Formulasi tindakan harus mencerminkan kesesuaian dengan masalah yang diteliti dan menunjukkan perubahan atau peningkatan yang lebih baik.
- Masalah dalam penelitian tindakan berbeda dengan masalah penelitian pada umumnya (konvensional) karena dalam PTK peneliti terlibat langsung.
- Pemilihan masalah PTK memenuhi criteria:
- untuk melakukan perubahan, peningkatan atau perbaikan proses kinerja (proses pembelajaran)
- memiliki dampak langsung terhadap peneliti yaitu menumbuhkan sikap dn kemauan untuk selalu melakukan upaya perbaikan dan
- menumbuhkan budaya meneliti dan menjadikan guru seorang peneliti.
Dalam memilih masalah peneliti harus menghindari hal-hal berikut ini:
- Jangan memilih permasalahan yang tidak mungkin diperbaiki (di luar kemampuan)
- Jangan memilih permasalahan yang bersifat sesaat, misal: mengatasi rasa kantuk
- Jangan memilih permasalahan yang terlalu luas, misalnya kemampuan berbahasa
- Pilih masalah yang penting bagi peneliti dan siswa
- Memperhatikan masalah ketersediaan dana, waktu, referensi
- Masalah tidak mengada-ada
- Mengidentifikasi penyebab masalah
- Rumuskan masalah secara jelas dan singkat
Masalah dalam PTK dapat terjadi secara individual maupun secara kelompok dihadapi oleh guru sehingga dalam penetapan masalah penelitian harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
- Masalah tersebut harus menunjukkan adanya kesenjangan antara teori dan praktik yang dihadapi guru dalam menjalankan tugas kesehariaannya.
- Masalah tersebut memungkinkan untuk dicarikan Alternat vesolusi melalui tindakan yang konkrit
- Masalah tersebut memungkinkan untuk diidentifikasi ltern-faktor penyebab terjadinya masalah dan factor-faktor tersebut sebagai dasar dalam penetapan pemecahan masalah.
- Masalah yang dipilih dalam PTK adalah masalah yang memiliki nilai yang bukan sesaat, yang memungkinkan diperoleh tindakan yang efektif dalam pemecahan masalah.
- Masalah yang diangkat haruslah benar -benar ada dan terjadi serta dirasakan dalam tugas keseharian guru
- Masalah tersebut haruslah bersumber dari refleksi atau masalah sendiri dan bukan masalah orang lain.
Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam mengidentifikasi masalah adalah sebagai berikut:
- Menuliskan semua hal yang dirasakan memerlukan perhatian dan berdampak pada hal yang tidak diharapkan.
- Mengklasifikasikan masalah menurut jenis, bidang permasalahan dan frekuensi timbulnya.
- Mengurutkan masalah dari yang ringan dan jarang terjadi sampai masalah yang berat dan merupakan ancaman jika tidak segera diatasi.
- Memilih 3-5 masalah dan didiskusikan dengan teman sejawat baik yang berasal dari satu sekolah maupun lain sekolah dan jika teman sejawat ada yang memberikan konfirmasi maka masalah tersebut dapat diangkat sebagai masalah.
- Melakukan kajian terhadap signifikansi atau kelayakan dari masalah yang akan diangkat, apakah masalah dan tindakan yang akan diambil merupakan hal yang baru ataukah sudah ada yang meneliti.
- Memformulasikan masalah dengan memperhatikan subtansi atau nilai kegunaan untuk memecahkan masalah serupa, masalah hendaknya dituliskan dengan kalimat pertanyaan dan teknik serta tindakan yang akan dilakukan dalam pemecahan masalah baik secara teoritik, metodologik, dana, waktu dan tenaga.
- Bagi peneliti pemula disarankan untuk memilih masalah yang sederhana tetapi bermakna dan dapat dilakukan dikelas.
Adapun bidang kajian Penelitian Tindakan Kelas menurut pedoman Diknas adalah :
- Masalah belajar siswa disekolah (masalah belajar di kelas, kesalahan-kesalahan pembelajaran, miskonsepsi)
- Desain dan strategi pembelajaran dikelas (masalah pengelolaan dan prosedur pembelajaran, implementasi dan inovasi dalam metode pembelajaran, interaksi didalam kelas, partispasi orang tua dalam proses belajar siswa)
- Alat Bantu, media dan sumber belajar (masalah penggunaan media, perpustakaan dan sumber belajar didalam/diluar kelas, peningkatan hubungan antara sekolah dan masyarakat)
- Sistem asesmen dan evaluasi proses dan hasil pembelajaran ( masalah evaluasi awal dan hasil pembelajaran, pengembangan instrument assmen)
- Pengembangan pribadi peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan lainnya (peningkatan kemandirian dan tanggung jawab peserta didik, peningkatan keefektifan hubungan antara pendidik, peserta didik dan orang tua dalam PBM, peningkatan konsep diri peserta didik)
- Masalah kurikulum (Implementasi KTSP, interaksi guru dan siswa, siswa dengan bahan ajar dan siswa dengan lingkungan pembelajaran).
- Metode Penelitian Dalam PTK
Metode penelitian merupakan langkah-langkah yang dilakukan oleh peneliti dalam melaksanakan penelitian. Secara khusus, metode penelitian dalam PTK berbeda dengan metode penelitian pada umumnya sesuai dengan karakteristik PTK sendiri.
Adapun metode penelitian dalam PTK meliputi:
- Setting Penelitian Setting penelitian menggambarkan kapan dan dimana penelitian akan dilakukan, subyek penelitian yang meliputi siapa, berapa jumlahnya, karakteristiknya bagaimana serta kolaboratornya (jika PTK kelompok) juga harus disertakan.
- Prosedur penelitian Meliputi prosedur-prosedur yang akan dilaksanakan dalam PTK antara lain (diadopsi dari Edi Prajitno, 2008):
- Perencanaan Prosedur perencanaan mendeskripsikan tentang:
- Rencana identifikasi permsalahan serta cara untuk memantapkan keadaan sebenarnya.
- Rencana Alternative tindakan yang mungkin dilakukan dalam pembelajaran yang digunakan untuk mengubah, mengembangkan dan meningkatkan pembelajaran.
- Rencana penyediaan sarana dan media yang diperlukan dalam penelitian
- Implementasi Tindakan
Mendeskripsikan langkah-langkah implementasi tindakan yang akan dilakukan yang meliputi strategi apa yang akan dilakukan, materi apa yang akan diajarkan atau dibahas.
- Monitoring Tahapan monitoring mendeskripsikan :
- Alat monitoring apa saja yang akan digunakan dalam mengamati pelaksanaan tindakan dan kejadian selama pelaksanaan tindakan
- Siapa petugas yang yang melakukan monitoring
- Refleksi
Mendeskripsikan mengenai bagaimana melakukan refleksi terhadap implementasi tindakan berdasarkan hasil monitoring
- Teknik Pengumpulan Data
Bagian ini mendeskripsikan tentang bagaimana cara mengumpulkan data sebagai dasar dalam menetapkan alternative tindakan dan melakukan refleksi. Teknik pengumpulan data yang yang dapat digunakan meliputi observasi, metode wawancara, dokumentasi, angket dan tes.
- Teknik Analisis Data
Mendeskripsikan tentang bagaimana cara menganilisis data yang telah dikumpulkan.
- Kriteria Keberhasilan Tindakan
Kriteria keberhasilan tindakan merupakan ukuran berhasil tidaknya implementasi tindakan yang akan dilakukan. Pada bagian ini mendeskripsikan mengenai ukuran yang akan dijadikan patokan untuk menyelesaikan hal tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar